Sabtu, 12 Oktober 2013

Makanan dan Kesehatan


MENGAPA KITA SAKIT ?
D
i zaman “modern” ini tanpa kita sadari tubuh kita sudah tercemar racun(toksin) dari makanan yang kita konsumsi sehari – hari. Semakin lamatoksin tersebut berkumpul dan menumpuk di dalam tubuh.
Toksin bukan saja menghancurkan fungsi-fungsi pencernaan kita yang normal, tetapi itu juga dapat mengikuti peredaran darah ke berbagai bagian organ tubuh kita, lalu merusak sistem sirkulasi (pembuluh-pembuluh darah), organ-organ penyaring (hati dan ginjal), dan organ-organ pengeluaran/ekskresi, dan akhirnya kita jatuh sakit.
Sakit adalah akibat kegagalan tubuh kita menyingkirkan bahan buangan, lendir (mucus), serta timbunan racun (toksin) yang menghalangi fungsi-fungsi normal tubuh manusia, sehingga kekebalan tubuh menurun.

“BAHAYA” Makanan Terhadap Tubuh
Mari cermati apakah makanan Anda bersumber dari bahan-bahan berikut ini ?
Penyediaan dan pengolahan makan dewasa ini selalu berkaitan dengan bahan-bahan buatan yang dalam jangka waktu lama akan menimbulkan gangguan kesehatan.
  1. Pertanian : penggunaan pestisida, herbisida, perangsang pertumbuhan, dan lain sebagainya, atau bahkan rekayasa genetika.
  2. Peternakan : penggunaan pakan dan minuman ternak yang selalu mengandung unsur kimia, suntikan, obat-obatan untuk mempercepat pertumbuhan, dan lain sebagainya.
  3. Sumber air : akibat dari pengadaan pertanian, peternakan, industri, dan lain-lain, sumber air kita banyak tercemar oleh bahan-bahan kimia yang berbahaya.
  4. Pengolahan makanan : sering kita dapati menggunakan bahan buatan seperti pengawet, pewarna, perasasa, atau bahkan menggunakan kemasan yang tidak sehat seperti melamin, styrofoam (yang mengandung formaldehid) dan lain sebagainya.


Tahukah Anda bahwa sumber makanan di atas akan meninggalkan residu / sisa “bahan tambahan” yang dalam jangka panjang akan meracuni dan merusak tubuh kita ?


Bahan berbahaya tersebut secara sedikit demi sedikit namun pasti akan mengendap dalam bentuk toksin / racun yang akan merusak kesehatan. Racun-racun (toksin) ini berasal dari pengolahan makanan yang tidak alami lagi (pemakaian pestisida, polusi udara, bahan pengawet, pewarna tiruan, pemakaian obat-obatan kimia, rekayasa genetik dan lain sebagainya).

Serangan terhadap Kekebalan Tubuh

Setiap waktu kekebalan tubuh kita diserang oleh berbagai faktor dari luar seperti antibiotik, kemoterapi, vaksin, sinar-X, radiasi, , alcohol, rokok, bahan kimia, gula, lemak, polusi, pembedahan yang tidak perlu, stress, kosmetik, dan lain sebagainya. Sistem kekebalan yang lumpuh akan memudahkan kita jatuh sakit.
Dalam waktu yang tidak lama toksin / racun akan menemukan jalan masuk kedalam darah, dan menyerang 3 (tiga) fungsi toksifikasi ;
1. sistem pencernaan (perut, isi perut, usus besar)

2. Sistem Endokrin (kelenjar pituary, kelenjar adrenal, kelenjar tiroid/gondok, kelenjar pankreas dan kelenjar seks


3. Sistem Penyaringan (hati, kulit, rahim dan ginjal)


Penyerangan tersebut akan melemahkan badan yang menyebabkan anda mudah sakit, lesu, lemah dan terjadi penuaan dini, mempengaruhi fungsi sistem pencernaan, membahayakan kesehatan dan dapat menyebabkan sakit yang serius dalam jangka panjang.
Kotoran Tersumbat
Sumber penyakit manusia 90% berasal dari Usus (Kolon) yang tidak bersih / tidak sehat
Panjang saluran pernernaan manusia adalah 6 kali tinggi badan (± 10 meter). Makanan yang dimakan tiap hari akan meninggalkan sisa pada permukaan dinding usus. Tumpukan sisa makanan mengendap dari waktu ke waktu yang akan menyebabkan toxid (bahan beracun). Selanjutnya toxid (bakteri, fungi, dan parasit) akan lepas ke dalam sistem peredaran darah sehingga menghasilkan toxin(racun) dalam darah.

Para dokter percaya bahwa toksin-toksin yang terkumpul didalam tubuh adalah penyebab utama datangnya penyakit bukannya kuman-kuman. Bakteri atau kuman-kuman hanya berdampak ketika terlalu banyak sisa-sisa pembuangan (toksin) didalam tubuh kita sehingga menyebabkan tubuh kita lemah dan daya tahan tubuh menurun.



Happy Organic.




Apa itu Organik? Kenapa Makanan Organik lebih baik?


Makanan organic dihasilkan dari pertanian organic tanpa menggunakan bahan kimia buatan seperti pestisida, pupuk buatan, rekayasa genetika, dan bahan buatan lainnya, serta ditanam pada lahan yang benar-benar bebas dan jauh dari pencemaran. Lahan pertanian organik disyaratkan berada pada jarak minimal 30 km dari lahan non organic.
Pertanian organic menggunakan cara alami untuk pengendalian hama, penyakit, serta tingkat kesuburan tanah yaitu dengan penanaman secara bergilir berbagai macam tanaman dan pendekatan lingkungan yang bersahabat (misalnya membiarkan cacing tanah sebagai media penyubur tanah).
Perbedaann Organik dan Alami
Banyak pengguna produk organic menggunkan istilah alami untuk menggantikan kata organic. Sebenarnya keduanya memiliki sedikit perbedaan mendasar.
Produk alami menggunakan ramuan atau bahan yang alami, yaitu bahan murni, tanpa olahan, dan tanpa bahan buatan.
Sedangkan produk Organik diberi label “Organik” yang telah diberikan sertifikat oleh badan sertifikasi organic. Badan sertifikasi ini telah menjamin bahwa produk organic tersebut diproduksi tanpa menggunakan pupuk buatan, pestisida, dan bahan buatan lainnya seperti hormon pertumbuhan atau pakan ternak buatan.
Atau secara singkat dapat dikatakan “ Organik adalah Alami, tetapi Alami belum tentu Organik”.
Karena produk alami mungkin saja diproses dengan cara yang tidak dikontrol secara organic. Sering juga timbul masalah ada produsen yang secara tidak cermat bebas memberi label organic pada produknya, bahkan tanpa setifikasi yang sebenarnya. Hal ini yang sering membuat rancu bagi konsumen.
Mengapa Memilih Produk Organik Ber-sertifikat
Pertanian Organik baik bagi lahan pertanian
Pengetahuan modern dan ilmiah tentang ekologi dan tanah, khsususnya lahan pertanian, mtlah dibutuhkan Namun demikian metode tradisional teknik penggiliran pola tanam tetap diperlukan unutk memastikan kesuburan lahan, pengendalian hama, dan tanaman pengganggu (gulma).

Pemrosesan secara Organik baik untuk Manusia
Sejumlah riset telah membuktikan bahwa makanan yag diproses / dibuat secara organik mempunyai kandungan nutisi, vitamin yang lebih banyak dan sebagai antioksidan pencegah kanker.

Makanan Organik tidak ada proses Rekayasa Genetika
Rekayasa Genetika sangat dilarang dalam sertfikasi makanan organic dalam semua kegiatan untuk menghasilkan produk organic.

Organik baik untuk Lingkungan
Sistem organik bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber alam yang tidak dapat diperbarui. Produksi Organik menuju pada dukungan terhadap perbaikan lingkungan sebagai prioritas.

Proses Organik bebas bahan kimia buatan
Sistem dan proses Organik dilarang untuk menggunakan bahan-bahan kimia buatan, pestisida, pupuk buatan, perangsang, dan lain sebagainya.

Selamat Datang di Dunia Organik


Rahasia Kesehatan Luar & Dalam Secara Alami
Terobosan penyembuhan secara Alami, tanpa obat-obat kimia, hanya dengan mengkonsumsi makanan sehat organik dari MELILEA dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.
Tubuh kita sendiri yang akan menyembuhkan segala penyakit secara alami. Iniah konsep penyembuhan naturopathy.
Tahukah Anda bahwa tubuh kita mempunyai kemampuan yang hebat untuk menangkal penyakit, me-regenesai sel-sel yang rusak dan menyembuhkan berbagai penyakit ?
SEHAT DENGAN MAKANAN ORGANIK
Makanan organik adalah makanan yang berasal dari sumber yang murni alami, tanpa pencemaran, dan rekayasa manusia. Tumbuh-tumbuhan organik berfungsi sebagai pembersih toksin (endapan racun dalam tubuh) yang sangat mengagumkan serta dapat menghilangkan lemak yang tidak diinginkan dalam tubuh. Hasilnya adalah pembersihan toksin secara menyeluruh dari seluruh tubuh.
Selain itu tumbuh-tumbuhan organik juga dapat memberikan nutrisi lengkap kepada tubuh, mengaktifkan sel sel tubuh, meningkatkan sistim regenerasi tubuh serta menyeimbangkan sistim hormon. Selain itu dapat meningkatkan fungsi organ dalam sekaligus memelihara keseimbangan kesehatan. Fungsi-fungsi organ tubuh yang normal inilah yang akan mengaktifkan penyembuhan alami (penyembuhan dari dalam tubuh kita sendiri).